Suatu wadah bertemunya alumni MTsN I Cibinong untuk mempererat silaturahim antar alumni yang demikian lama pergi untuk mengkaji ilmu dengan harapan ia tidak melupakan almamaternya khususnya di MTsN I Cibinong
ALUMNI MENGUKIR PRESTASI
Satu tempat bagian Pulau di Indonesia yang kaya dengan budayanya, sebut saja namanya Sri Mulyati alumni MtsN I Cibinong tahun 2007, ia mendapat tugas dari SMKN 3 Bogor.
Kami Fosila mengucapkan terimaksih kepada SMKN3 yang telah memberangkatkan" siswanya " yang barang tentu keberangkatannya bukan untuk bersenang-senang namun untuk melaksanakan tugas sekolah, khususya kepada adikku Sri tolong kesempatan ini di gunakan dengan sebaik-baiknya agar tujuan dan harapan sekolah dapat tercapai dengan baik.
Kami Fosila mendo"akan semoga anda mendapat Hidayah,inayah dan RidhoNya. Sukses.....!
ISTANA BOGOR
| | | |
| 28-12-2005 | |
| Gedung Induk Riwayat Istana Kepresidenan Bogor bermula dari Gubernur Jenderal Belanda bernama G.W. Baron van Inhoff, yang mencari tempat peristirahatan dan berhasil menemukan sebuah pesanggrahan (10 Agustus 1744) yang diberi nama Buitenzorg (artinya bebas masalah/kesulitan). Dia sendiri membuat sketsa dan membangunnya (1745-1750) mencontoh arsitektur Blehheim Palace, kediaman Duke of Malborough, dekat kota Oxford di Inggris. Namun, musibah datang pada tanggal 10 Oktober 1834 gempa bumi berat mengguncang sehingga istana tersebut rusak berat. Pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Albertus Yacob Duijmayer van Twist (1851-1856) bangunan lama sisa gempa itu dirubuhkan dan dibangun dengan mengambil arsitektur Eropa Abad IX. Kemudian pada tahun 1870, Istana Buitenzorg ditetapkan sebagai kediaman resmi para Gubernur Jenderal Belanda. Penghuni terakhir Istana Buitenzorg itu adalah Gubernur Jenderal Tjarda van Starkenborg Stachourwer yang terpaksa harus menyerahkan istana ini kepada Jenderal Imamura, pemeritah pendudukan Jepang. Akan tetapi, riwayat telah mencatat sebanyak 44 gubernur jenderal Belanda pernah menjadi penghuni istana ini. Setelah masa kemerdekaan, Istana Kepresidenan Bogor (1950) mulai dipakai oleh pemerintah Indonesia Gedung Induk R. Kerja Sejalan dengan fungsinya pernah terjadi di Istana Kepresidenan Bogor, antara lain (a) Konferensi Lima Negara (28-29 Desember 1954) (b)Penandatanganan Surat Perintah Sebelas Maret 1966 lebih dikenal dengan Supersemar. (c) Pembahasan masalah konflik Kamboja yaitu Jakarta Informal Meeting (JIM) (d) Pertemuan Para Pemimpin APEC (15 November 1994). Bagian-bagian Istana Kepresidenan Bogor, Gedung Induk terdiri dari Ruang Garuda sebagai Ruang Resepsi; Ruang Teratai berfungsi sebagai Ruang Penerima Tamu; Ruang pemutaran film; Ruang Kerja Presiden; Ruang Perpustakaan; Ruang Famili dan Kamar Tidur; Ruang Tunggu Menteri yang akan mengikuti acara. Gedung Utama Saya Kiri terdiri dari Ruang Panca Negara pernah berfungsi sebagai persiapan Konfrensi Asia Afika di Bandung; Kemudian Ruang Tidur dan Ruang Tengah sebagai tempat menginap Presiden, Tamu Negara, dan Tamu Agung. Gedung Utama Sayap Kanan berfungsi sebagai tempat menginap para Presiden sebagai tamu Negara berikut tamu Negara dan tamu lainnya. Paviliun Sayap Kiri berfungsi sebagai kantor Rumah Istana Bogor, sedangkan Paviliun Sayap Kanan sebagai tempat menginap para pejabat dan staf tamu Negara. Bahkan pada tahun 1964 dibangun khusus untuk istirahat Bapak Presiden dan keluarganya, yang dikenal dengan nama Dyah Bayurini. Link: www.istana.ri.go.id |
TOKOH AGAMA DIMINTA TURUT AKTIF DALAM UPAYA PEMBERANTASAN KORUPSI
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta kepada para tokoh agama yang ada di Indonesia untuk turut aktif dalam upaya pemberantasan korupsi.
Upaya yang bisa dilakukan tokoh agama adalah dengan memberikan nasihat atau ceramah kepada para pengikutnya agar tidak melakukan segala macam perbuatan yang koruptif.
"Karena yang diberantas tidak hanya hilir permasalahan, tapi hulu. Di hulu itulah dilakukan pencegahan. Tokoh agama bisa berperanpada aspek Ini," ujar Ketua KPK, Antasari Azhar, di gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/12).
Antasari berbicara dalam acara Diaiog dengan Tokoh Lintas Agama yang digelar di gedung auditorium KPK. Dalam acara bertema, Peran Serta pemuka Agama dalam Upaya Pencegahan Korupsi tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Parisada Hindu Dharma Indonesia, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Majelis Tinggi
Agama Konghuchu Indonesia (Matakin), Ikatan Dai Indonesia (Ikadi), Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), Persatuan Islam (Persis), Perwalian Umat Budha Indonesia (Walubi), dan Majelis Ulama Indonesia (मुई)
Antasari melanjutkan, kecuali peran tokoh agama, upaya pencegahan korupsi juga seharusnya mendapatkan dukungan dari instansi pemerintah. Caranya dengan mengedepankan aspek transparansi dalam setiap bentuk layanan dan fungsi instansi tersebut.
Menurut Antasari, sejauh ini KPK masih menemukan banyak instansi yang terindikasi melakukan korupsi. "Meskipun sebelumnya instansi tersebut telah mendeklarasikan diri menerapkan good governance," ujar Antasari.
Dengan adanya kerja sama antara tokoh agama dan instansi pemerintah, kata Antasari, KPK berharap semua pegawai yang bekerja di lingkungan pemerintahan dan swasta menjadi takut untuk melakukan korupsi.
Sumber : Republika, 3 Desember 2008
FOSILA AJAK KUMPUL ALUMNI
MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI I ( MTSN) CIBINONG
KOMPLEK PENDIDIKAN TERPADU KAB.BOGOR
Assalamualaikum.Wr.wb
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT.Sholawat serta salam semoga disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW.Semoga para alumni MTsN I Cibinong dimana saja berada dalam keadaan sehat wal'afiat.Amin....
Berkenaan akan diadakannya pertemuan alumni MTsN I Cibinong, tiap-tiap angkatan pada:
Hari : Minggu
Tanggal : 4 januari 2009
Waktu : Pukul 08.00 s/d 10.00 Wib
Tempat : Masjid MTsN I Cibinong
Acara : Pembentukan Pengurus Fosila tiap-tiap anggkatan
Demikian Undangan ini, peran serta partisipasi aktif dari alumni kami tunggu kehadiran tepat pada waktunya.
Bogor, 27 Desember 2008
Catatan: CP :Maman 085925042769, Ujih 081802985096,Sulaeman 0818194501
Amelia Rizky 08569938415
MTsN I CIBINONG GELAR LDKS V
MTsN I Cibinong menyadari benar tentang pentingnya LDKS Bagi siswa sehingga sampai saat ini Mtsn sudah melakukan LDKS yang kelima disbut LDKS V.
Kami imformasikan organisasi ektrakurikuler di mtsn ada Marcing Band,Marawis ,Futsal,Volly Ball,Bulu tanggkis,PASKIBRA PUSAKA 114,Bela Diri IPSI Pajajaran,Pramuka dan PMR.LDKS yang kelima ini digelar pada tnggal 30 s/d 31 Desember 2008 .
FUTSAL MTsN I CIBINONG TERUS MAJU
Selanjutnya tinggal menunggu jadwal bertanding berikutnya yang kemungkinan team futsal MTsN I Cibinong main hari Minggu tanggal 28 desember 2008.
Pemain futsal MTsN I Cibinong
1. Iyan
2. Agus Hermawan
3. Rojali
4. M.Rudini
5. Irfan Riyadi
6. Sultan Ramadi
7. Ahmad Alwan Sofi
8. Akmal Sofian
9. Diki Saputra
10.Anjas Sabila
11.Haqqi Afandi
12.Hapni bahtiar
13.Taufiq hidayat
14.Hafiz ihsan
15.Ade ibrahim
Semoga terus menjunjung sportipitas dalam bertanding sehingga bisa terus maju. kepada semua unsur mohon do'a restu semoga terus maju.......