MTsN 1 CIBINONG ADAKAN PELATIHAN MANASIK HAJI

Pelaksanaan Ibadah Haji merupakan suatu ibadah yang memerlukan ilmu pengetahuan dan latihan fisik sedini mungkin sehigga dapat mengurangi berbagai hal kesalahan. MTs N I Cibinong dalam hal ini pembina kesiswaan bidang ketaqwaan Bapak A Yani bekerjasama dengan rekanan dari daerah parung berupaya mengadakan pendekatan-pendekatan dengan unsur terkait sehingga pelaksanaan praktek manasik haji dapat terlaksana.Kegitannya dibagi menjadi tiga kloter kelas tujuh,kelas delapan dan kelas sembilan dilaksanakan pada hari setelah kegiatan semester satu yaitu pada tanggal 22,23 dan 24 Desember 2008 .
Dengan terlaksananya kegiatan pelatihan ini antusias siswa sangat tinggi sehingga aroma pelaksaannya seperti pelaksanaan sebenarnya "labbaikkallahumma labbaik labbaikalasyarikalaka labbaik innalhamda wanni'mata lakawalmulk lasyarikalak terus menggema di MTsN I Cibinong. Semoga pihak terkait kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan.

Besok, Hasil Seleksi CPNS Diumumkan di Radar Bogor

9-12-2008 18:02 WIB

BOGOR - Kapan hasil seleksi masuk calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) Kota Bogor diumumkan? Akhirnya terjawab setelah Plt Sekdakot Bogor Bambang Gunawan memastikannya. Sesuai jadwal CPNSD akan diumumkan di Radar Bogor, Sabtu (20/12).

Menurut Bambang, selama proses seleksi tidak kendala berarti yang dihadapi alias berjalan lancar, sehingga hasilnya bisa diumumkan sesuai jadwal yang ditentukan. “Alhamdulillah pelaksanaan seleksi CPNSD di Kota Bogor lancar-lancar saja. Semuanya melewati tahap pemeriksaan yang telah ditentukan,” jelasnya seraya mengingatkan pelamar CPNSD bisa menyimak hasilnya di Radar Bogor.

Lancarnya proses seleksi CPNSD Kota Bogor juga diungkapkan Kabag Kepegawaian Pajar Maulana Yusup. Pajar menjelaskan, seleksi penerimaan CPNSD berlangsung tanpa hambatan. Pelamar CPNSD Kota Bogor mencapai 5.077 orang. Dari jumlah tersebut hanya 3.470 lamaran yang memenuhi syarat administrasi. Sementara 1.607 lainnya tidak memenuhi syarat.

Dengan demikian, hanya 3.470 pelamar yang berhak mengikuti tes tertulis yang dilaksanakan Minggu (7/12) lalu. Akan tetapi tidak semua pelamar CPNSD yang memenuhi syarat administrasi mengikuti tes tertulis. Pelamar yang mengikuti tes hanya 2.896, sisanya dinyatakan gugur. Selanjutnya pelamar yang mengikuti tes tertulis akan memperebutkan 116 formasi yang disiapkan.

“Pelamar CPNSD yang tidak mengikuti tes tertulis sebanyak 599 orang. Mereka dinyatakan gugur dengan sendirinya,” ujarnya.

Menurut Pajar, banyaknya pelamar yang tidak ikut tes tertulis karena sudah mendaftar di dua tempat yang berbeda. Jadi, setelah dinyatakan lulus administrasi yang bersangkutan hanya bisa memilih satu wilayah. Sebab tes tertulis dilaksanakan secara serentak. (rid)

(Redaksi)(sumber Radar Bogor)

'Indonesia Unggul' Karya SBY "

umat, 19 Desember 2008, 17:02:36 WIB

Presiden SBY menandatangi buku karyanya, �¢ï¿½ï¿½Indonesia Unggul�¢ï¿½ï¿½ pada acara peluncuran sekaligus pembukaan cabang baru toko buku Gramedia ke-88, di Grand Indonesia Shopping Town, Jl. MH Thamrin, J Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Jumat (19/12) sore meluncurkan buku karyanya yang berjudul Indonesia Unggul. Peluncuran buku ini bersamaan dengan peresmian Toko Buku Gramedia Grand Indonesia di Grand Indonesia East Mall, Lantai 2, jl.HM Thamrin, Jakarta Pusat. Buku Indonesia Unggul adalah kumpulan pemikiran dan tulisan pilihan dari Presiden SBY.

Berbeda dengan dua buku karya Presiden SBY sebelumnya yaitu Transforming Indonesia dan Indonesia on the Move, buku Indonesia Unggul ditulis dalam bahasa Indonesia. Buku ini juga merupakan respon atas permintaan berbagai kalangan agar Presiden SBY juga menuliskan karyanya dalam bahasa Indonesia.

Presiden SBY tak lupa mengucapkan selamat kepada PT. Gramedia atas diresmikannya kembali toko buku Gramedia ke-88 ini. "Insya Allah ini akan menjadi salah satu pusat keunggulan dari dunia pendidikan dan peradaban kita," kata Presiden SBY. Presiden SBY menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Toko Buku Gramedia Grand Indonesia. Sementara sebagai tanda diluncurkannya buku Indonesia Unggul, Presiden SBY menandatangani dan menyerahkan buku kepada 10 tokoh dari berbagai kalangan, antara lain M.S.Hidayat, Hasjim Djalal, Nazaruddin Umar, dan Yohanes Surya.

"Sebenarnya buku ini adalah buku yang kedua setelah buku pertama Transforming Indonesia. Itu berisi kumpulan pidato, tulisan-tulisan yang dibantu saudara Dino Patti Djalal," jelas SBY kepada para undangan. "Dari segi substansi, pikiran-pikiran dasar memang saya hadirkan sebagai alat komunikasi saya, baik kepada masyarakat global maupun di kalangan dalam negeri sendiri. Kumpulan dari pidato dan artikel saya yang saya hadiri di berbagai forum dan berbagai media terutama media internasional," tambahnya.

Yang mendasari mengapa Presiden SBY menerbitkan buku ini adalah karena banyak pihak yang mengatakan di Indonesia ada jarak antara mitos dan realita. "Banyak orang yang salah mengerti tentang Indonesia. Oleh karena itu sebagai kepala negara/pemerintahan wajib hukumnya bagi saya, dengan interaksi saya dengan berbagai kalangan untuk menceritakan apa dan siapa itu Indonesia," SBY menerangkan.

"Saya menyampaikan banyak hal tentang Indonesia. Di buku ini saya banyak berbicara tentang demokrasi. Orang mengatakan demokrasi di Indonesia masih muda. Barangkali benar, tapi kita berada di jalur yang tepat untuk terus memekarkan demokrasi kita. Saya juga banyak menyampaikan tentang Islam. Kita sampaikan ajaran yang benar tentang Islam agar tidak terjadi kesalahpahaman tentang Islam," lanjut SBY.

Presiden SBY dan Ibu Ani kemudian meninjau Toko Buku Gramedia yang baru saja diresmikan. Toko buku Gramedia Grand Indonesia ini adalah toko buku paling modern di Asia Tenggara dan terbesar di shopping mall di Indonesia yang dirancang dengan konsep modern dan bergengsi. Toko buku ini menyediakan 100.000 judul buku dan 12.000 diantaranya adalah buku impor. Hadir dalam acara itu antara lain Mensesneg Hatta Rajasa, Menkominfo M. Nuh, Seskab Sudi Silalahi, Ibu Mufidah Jusuf Kalla dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. (osa)


Redaksi | Syarat & Kondisi | Peta Situs | Kontak
© 2006 Situs Web Resmi Presiden Republik Indonesia - Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono
Hak Cipta dilindungi Undang-undang

"Mari Kita Berjiwa Terang, Agar Tidak Mudah Berpikir Negatif"

Jumat, 19 Desember 2008, 17:15:52 WIB

Presiden SBY pada acara peluncuran buku "Indonesia Unggul" sekaligus pembukaan cabang baru toko buku Gramedia, di Grand Indonesia Shopping Town, Jl. MH Thamrin, Jakarta, Jumat (19/12) sore. (foto: anung/presidensby.info).
Presiden SBY pada acara peluncuran buku "Indonesia Unggul" sekaligus pembukaan cabang baru toko buku Gramedia, di Grand Indonesia Shopping Town, Jl. MH Thamrin, Jakarta, Jumat (19/12) sore. (foto: anung/presidensby.info).
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono begitu yakin Indonesia di abad ke-21 ini bisa menjadi negara maju karena sesungguhnya hal tersebut bukanlah sebuah konsep atau grand strategy. Tetapi diatas segalanya, mewujudkan Indonesia menjadi negara maju adalah state of mind, pikiran dan tekad kita. "Kalau kita memiliki keyakinan, Insya Allah kita bisa. Sekali lagi, semuanya berpulang pada pikiran, keyakinan, dan tekad kita," kata Presiden SBY saat meluncurkan buku 'Indonesia Unggu' dan meresmikan Toko Buku Gramedia di Grand Indonesia, Jumat (19/12) sore.

"Nilai budaya unggul akhirnya menjadi sangat penting. Nilai membangun budaya unggul adalah satu nilai penting dalam sebuah peradaban. Oleh karena itulah, berkali-kali saya mengajak masyarakat Indonesia, termasuk generasi muda, mari kita tidak berjiwa gelap tapi berjiwa yang terang. Mari kita tidak mudah berpikir negatif, mari kita berpikir positif dan optimis. Itu adalah nilai dari budaya unggul," ujar SBY.

"Berkali-kali saya mengatakan bangsa yang unggul itu harus memiliki masyarakat yang maju. Masyarakat maju apabila masyarakatnya gemar belajar. Masyarakat belajar dengan berbagai metodologi itu berangkat dari masyarakat yang gemar dan terus membaca. Kalau kita ingin menjadi masyarakat yang unggul dan maju, mesti berangkat dari masyarakat membaca menjadi masyarakat belajar. Percayalah, jalan ini adalah jalan yang tepat," SBY menegaskan.

Menurut SBY, sumber kemajuan manusia yang awalnya dimulai dari pendidikan adalah rasa ingin tahu dan kepedulian yang tinggi. "Kalau anak-anak kita memiliki kepedulian itu, maka mereka akan haus pengetahuan dan dia akan mau membaca buku, bertanya dan bertanya. Jangan keliru kita memilih metodologi. Anak-anak dikasih ilmu kemudian diuji dan mereka dianggap serba bisa. Itu belum tentu. Mereka akan menjadi manusia unggul, kreatif dan inovatif apabila sejak dini dibangkitkan rasa keingintahuannya, intelectual curiosity," seru Presiden SBY. (osa)


Redaksi | Syarat & Kondisi | Peta Situs | Kontak
© 2006 Situs Web Resmi Presiden Republik Indonesia - Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono
Hak Cipta dilindungi Undang-undang

Mendiknas larang sekolah tarik iuran

Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo melarang pengelola SD dan SMP negeri menarik pungutan dari orangtua murid. Mulai tahun depan, pemerintah meningkatkan berbagai subsidi bagi sekolah sehingga tidak ada alasan menarik biaya lagi.

”SD dan SMP negeri yang bukan bertaraf internasional harus gratis. Dalam artian tidak boleh memungut biaya operasional,” ujar Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo seusai menerima Direktur Sokola Rimba Saur Marlina alias Butet Manurung, Jumat (5/12). Sokola Rimba menawarkan pengajaran baca, tulis, dan hitung kepada orang Rimba yang hidup di Hutan Bukit Dua Belas, Jambi.

Mendiknas juga menegaskan, sekolah tidak perlu lagi menarik biaya gedung karena sudah menjadi tanggung jawab pemerintah dan pemerintah daerah. Untuk buku pelajaran memang tidak terhitung sebagai biaya operasional, tetapi pemerintah menyediakan BOS khusus buku dan pembelian hak cipta buku pelajaran yang dicetak menjadi buku murah.

Adapun seragam dan sepatu termasuk biaya personal yang harus ditanggung murid. Namun, menteri berpesan sekolah jangan mengoordinasi anak membeli di sekolah karena itu sama saja dengan berbisnis.

Bambang menambahkan, gaji guru juga akan meningkat tahun depan. ”Peningkatan pertama terkait kenaikan 15 persen bagi seluruh pegawai negeri sipil, termasuk guru. Kedua, sesuai instruksi presiden, gaji guru dengan pangkat terendah minimal Rp 2 juta. Ketiga, sesuai amanat Undang-Undang tentang Guru dan Dosen, guru mendapatkan tunjangan fungsional dan profesi,” paparnya.

Dia mengatakan, pemerintah akan memberikan sanksi bagi sekolah yang masih memungut iuran. Sanksi itu sesuai dengan peraturan terkait pegawai negeri sipil, mulai dari teguran, penurunan pangkat, penundaan pangkat dan lain-lain. (INE)

Sumber Kompas - 06 Dec 2008

PENTINGNYA TEKNLOGI

Tanggung jawab sekolah yang besar dalam memasuki era globalisasi adalah mempersiapkan siswa-siswi untuk menghadapi tantangan-tantangan yang sangat cepat perubahannya. Salah satu dari tantangan yang dihadapi oleh para siswa adalah menjadi pekerja yang bermutu.

Kemampuan berbicara dalam bahasa asing, kemahiran komputer dan Internet, dan kemampuan menggunakan program-program seperti Microsoft merupakan tiga kriteria utama yang pada umumnya diajukan sebagai syarat untuk memasuki lapangan kerja di Indonesia (dan di seluruh dunia).

Kelas Pelajaran IT

Mengingat hanya sekitar 30% dari lulusan SMA di seluruh wilayah Nusantara ini yang melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi formal, dan dengan adanya komputer yang telah merambah di segala bidang kehidupan manusia, maka dibutuhkan suatu tanggung jawab yang besar terhadap system pendidikan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dan kemahiran komputer bagi para siswa kita. Pembelajaran teknologi adalah sangat penting dan semua sekolah adalah wajib untuk mengajar Teknologi Informasi Komunikasi (TIK).

FOSILA BANGKIT

fosila wadah bertemunya alumni Mts negeri I Cibinong yang selama ini sudah terbang meninggalkan Mts Negeri I Cibinong melanjutkan perjuangan hidunya guna mencari Ridho Illahi Robbi.